Jumat, 20 Juli 2012

Pemahaman terhadap sesuatu

Bismillah,

mari kita bahas tentang pemahaman seorang manusia hehe...

ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat, Maha Mengetahui..dan kita hanya seorang manusia yang tak lepas dari kelebihan dan kekurangan diri kita...
janganlah sesuatu yang di interaksi kemudian di duga - duga sedemikian rupa hingga melebihi batas ketetapan yang ada..yang berakibat berprasangka..
ingatlah...bahwa kita hanyalah seorang manusia, yang tidak banyak mengetahui dan melihat, yang ada hanya sebatas yang ada disekitar..tetapi bukan berarti kita bisa melebihi batas pemikiran orang lain...
terkadang manusia lebih memikirkan dugaan yang ada dalam diri yang lain, mencoba mendalami yang akhirnya berprasangka...
bila sebuah prasangka itu baik, alangkah bagusnya untuk diri kita untuk menambah motivasi diri kita dari orang lain, namun bila prasangka itu terlalu dalam yang berakibat negatif itu amat buruk buat diri.

jadi, jangalah sekali-kali menduga secara berlebihan, seolah-olah tahu apa yang terjadi, apa yang ada dalam pikiran seseorang merasa lebih tahu, yang akhirnya mencoba mengembangkan menjadi tidak baik secara tak sadar dengan memperolok-olok yang lain dan bisa berkembang menjadi macam2 sifat buruk lainnya.

Al-Quran menerangkan :


Al Hujuraat: 11
Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan)dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. 49:11).

Al Hujuraat: 12
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yaang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. 49:12).

maka dari itu, janganlah sekali-kali menduga sesuatu yang sifatnya belum pasti dan tidak di ketahui kebenarannya, tidak tahu kah kamu, atas dampak yang telah di perbuat akibatnya...
dan ketahuilah sifat tersebut bisa mendzolimi orang lain..naudzubillah min zhalik...

Allah SWT tidak suka terhadap perbuatan zalim, perhatikan firman-Nya berikut ini : “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan-amalan mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim”. (QS Ali Imran [3] : 57).

Dan perhatikan juga firman-Nya yang lain: “Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim”. (QS. Asy Syuura [42] ; 40)

 sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Qur’an Surah Asy-Syura : 42   “Sesungguhnya dosa besar itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih“.

nah, untuk itu lebih baik yang dilakukan adalah...
  1. Diam, apabila ada pembicaraan yang tidak baik didengar, peringati kepadanya, bila tidak     bisa juga lebih baik tak usah di dengar,
  2. Penasaran? Tinggalkan saja, Toh tak ada gunanya jika didengar.
     3. Tanya Langsung. dari pada kebanyakan menduga, mending tanya langsung dari sumbernya. jangan pakai perantara

sebelum kita melihat dengan mata kepala sendiri dan tidak enanyakan langsung dari sumbernya, lebih baik anda berdiam...karena diam itu emas, bukan berarti diam itu tidak bekerja yah...hhehe jauhh banget :p

setiap manusia ada kehilafan,setiap manusia pasti ingin berusaha untuk memperbaiki diri...jadi, kapan pun sifat itu bisa di rubah, tergantung dari dirinya, mau ke kiri atau ke kanan...( kenek kali yah :D)

ayoooooo mulai dari sekarang, jangan menduga2 secara berlebihan...nanti rusak pemikiran, rusak akhlak...

tetap istiqomah di jalan Allah...tidak mendengar apa yang di bicarakan buruk orang, tidak berbicara apa yang di bicarakan buruk orang...lebih baik pikirkan diri sendiri, bagaimana untuk jadi lebih dekat pada Allah SWT. mau orang membicarakan buruk terhadapmu, biarkan saja toh hal itu tidak mempengaruhi kehidupanmu. cukup percaya dengan apa yang Allah tunjukan..Insya Allah kamu termasuk orang-orang yang sabar..

cukup segini aja tema pemahaman terhadap sesuatu...mudah2n ini menjadi pembelajaran bagi kita semua :)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar